Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta bersama Balai Veteriner Subang, Kementerian Pertanian, memperketat pengawasan kesehatan kuda. Upaya ini dilakukan melalui surveilans berupa pengambilan sampel darah dan nasal swab di sejumlah kandang kuda (stable) serta peternak delman. Kegiatan monitoring berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 20–21 Agustus 2025. Pemeriksaan ini merupakan deteksi dini untuk memastikan kesehatan kuda di Purwakarta tetap terjaga, khususnya antisipasi terhadap potensi penyebaran African Horse Sickness (AHS), penyakit menular yang menyerang sistem pernapasan kuda dan dapat berakibat fatal. Dari hasil penelusuran sementara, kondisi kuda di Purwakarta sehat dan tidak ditemukan indikasi AHS. Hanya ada beberapa kasus penyakit kulit pada kuda delman, dan saat ini sudah ditangani.
Purwakarta memiliki dua stable utama, yakni milik Haji Usep di Desa Neglasari serta stable di Jalan Militer, Kecamatan Darangdan. Adapun populasi kuda delman tersebar di sejumlah wilayah, seperti Maracang, Cipaisan, Gang Beringin, dan Cempaka. Proses pengambilan sampel darah di lapangan tidak selalu berjalan mulus. Sebagian pemilik kuda delman masih merasa khawatir dengan pemeriksaan. Meski begitu, pemilik kuda tetap antusias menerima pemberian vitamin untuk menjaga kesehatan kuda.
Lebih lanjut, Diskanak Purwakarta juga menggandeng Polres Purwakarta untuk memperkuat komunikasi dan edukasi kepada pemilik kuda. Polisi yang sehari-hari dekat dengan komunitas kusir delman diharapkan mampu membantu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan hewan.
Melalui kegiatan surveilans berkala ini, Diskanak Purwakarta berkomitmen menjaga wilayahnya tetap bebas dari ancaman penyakit AHS sekaligus melindungi keberlangsungan usaha para peternak dan kusir delman.